A Harmony of Cosmic

Kampus UGM dari gerbang utama

Kampus UGM dari gerbang utama

 

Advertisements

Senja di Bulaksumur

Cuaca di Jogja akhir-akhir ini sering hujan. Kalau hujannya siang, sore harinya biasanya cerah. Nah karena banyak awan, maka senja di Jogja itu seperti membawa kita ke Planet Mars, heheheheh, suasananya jadi merah. Pemandangan yang sebetulnya biasa aja, malah jadi bagus, ya walaupun cuma difoto pakai kamera saku Canon PowerShoot A2200.

Continue reading

Dibalik Megahnya Grha Sabha!

“Membangun gedung seharusnya tidak hanya megah, namun juga kuat”

Peristiwa tadi sungguh dramatis dan menegangkan. Bagaimana tidak, keramik yang berada di tribun sebelah barat laut itu melengkung ke atas secara-tiba-tiba. Suporter menjadi panik terutama para wanita. Aku pikir terjadi perkelahian antar suporter, sehingga secara refleks aku berupaya turun bersama dua orang Satpam UGM untuk mengetahui keadaan. Ternyata sangat mengejutkan, Grha Sabha Pramana atau anak UGM sering menyebut GSP mengalami keretakan kedua kalinya setelah kemarin sore atau hari pertama kontes robot diselenggarakan.

Di Balik Megahnya GSP, ternyata ada yang harus dibenahi.

Continue reading

Kok Tumben Ya Aku Jadi Penakut Begini

Waktu menunjukan pukul 18.45, berarti latihan upacara serah terima jabatan (sertijab) Menwa akan dimulai, aku bergegas ke kamar mandi di Gedung Pusat UGM untuk ganti pakaian PDL. Ketika sampai di kamar mandi aku merasa ada sesuatu yang aneh dengan kamar mandi ini. Aku melihat sekeliling, suasana sepi banget padahal di depan sana ramai

yaiyalah wan masa pipis semua, jebol nanti

Kemudian aku jadi ragu ganti baju di tempat ini. Apalagi mengingat kalau bangunan ini adalah salah satu bangunan tua yang ada di Yogyakarta. Bangunan ini mungkin menjadi saksi hidup berbagai macam peristiwa berdarah di Yogyakarta

masa cih? setau aku tragedi berdarah di yogyakarta adalah waktu agresi militer belanda tahun 1948 dan gedung rektorat pun belum jadi, dasar lebai

Iya sih aku juga tau, tapi tetap aja namanya bangunan tua. Pasti para pembesar UGM yang pernah berkantor disini udah meninggal dan mereka pasti masih bergentayangan disini.

gak papa wan, berarti hantunya intelektualnya bagus dong, secara pejabat UGM gitu lho

Aaaah gak tau ah. Kembali ke kasus ganti baju. Akhirnya daripada nunggu kelamaan dan waktu latihan juga hampir dekat, aku memutuskan ganti baju di Grha Sabha, meskipun agak jauh tapi bangunan ini lebih humanis bagi aku

weits rektorat ke grha sabha? jalan? demi ganti baju? tololnya dirimu

Biarin weeek, akhirnya dengan perjalanan sekitar 150 meter aku sampai di kamar mandi Grha Sabha. Tapi tunggu dulu, salah satu kamar mandi terkunci dan hampir tidak ada suara yang mencurigakan (suara pipis, BAB, atau gemercik air) jangan-jangan….huaaa korban pembunuhan hantu toilet. Kabuuuuur.

ya allah ya tuhan kami berikanlah sedikiiiiiit saja keberanian pada makhluk tengik ini

Akhirnya aku keluar dari toilet itu dan memutuskan ganti baju di mushola sebelah toilet itu. Tahu sendirikan bagaimana ribetnya pakai PDL. Kalau sedikit aja aku telat dan ada orang yang mau sholat melihat aku bugil. Waaah bisa masuk Balairung atau Bulaksumur Post neeeh. Kalau yang penget sholat cowok seh gak papa, lha kalau cewek. Hihihhi. Udah ah jadi malu sendiri


Hujan Deras yang Disertai Angin Ribut Menerjang Kawasan UGM


Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 04.00 di sekitar kost aku yang terletak di Kampung Kuningan sebelah timur UGM. Awalnya aku kira suara kipas anginku yang emang berisik. Tapi pas aku “bunuh” kipasnya ternyata hujan deras mulai mengguyur. Hujan ini disertai angin yang lumayan kencang. Tapi karena masih gelap, aku belum tahu apa anginnya sama kencangnya seperti waktu kejadian angin puting beliung 7 November 2008.

Akhir-akhir ini bencana yang disebabkan oleh cuaca marak terjadi. Di Semarang terjadi banjir yang melumpuhkan bandara dan stasiun. Di Jakarta gak usah ditanya lagi, hujan sebentar selalu banjir, di perairan Indonesia secara keseluruhan, terjadi ombak yang sangat besar sehingga mengganggu aktivitas nelayan. Bencana bukan hanya terjadi di Indonesia. Di dunia, terjadi perbedaan kondisi cuaca yang sangat ekstrim antara bagian bumi utara dengan selatan. Di Amerika Serikat dan Kanada yang berada di wilayah bumi bagian utara terjadi hujan salju yang amat parah sehingga melumpuhkan kegiatan masyarakat setempat. Sementara di Australia bagian selatan yang berada di bagian bumi selatan terjadi kebakaran hutan yang diakibatkan suhu di sana memanas hingga mencapai 46 derajat celcius. Suhu yang nyaris sama dengan suhu di Arab Saudi.

Kini yang kita waspadai adalah bahaya laten pemanasan global. Fenomena-fenomena saat ini mungkin hanyalah gunung es dari dampak yang ditimbulkan akibat pemanasan global. Semoga saja pihak-pihak terkait mampu bertindak tidak hanya menanggulangi bencana, tetapi mendukung upaya-upaya mencegah pemanasan global. Karena dampak pemanasan global tidak hanya merugikan sektor ekonomi saja, namun akan mempengaruhi seluruh aspek kehidupan