Harmoni yang Tak Harmonis (Tipe-tipe Antrian di Halte Harmoni)

Kalau ditanya halte TransJakarta mana yang paling ‘SUE’? Saya yakin, banyak yang akan menjawab Harmoni Central Busway. Harmoni Central Busway alias HCB adalah halte dengan pelayanan koridor paling banyak se-Indonesia. Hampir semua sudut Jakarta seperti kawasan Kota Tua, Kalideres, Pulogadung, Lebak Bulus, Cililitan, dan Pluit bisa dijangkau melalui halte yang dibangun di atas kanal ini.

Saya tidak butuh genggaman tangan ini, saya butuh tempat duduk

Saya tidak butuh genggaman tangan ini, saya butuh tempat duduk

Akibat jumlah koridor yang banyak, HCB menjadi titik utama penumpukan penumpang TransJakarta. Apalagi kedatangan bus yang tidak tentu waktunya karena beragam alasan, mulai dari macet, bus yang memang langka, hingga karena harus mengisi BBM. Penumpang yang menumpuk tersebut terjadi ketika interval kedatangan bus masing-masing koridor tidak sama. Continue reading

Advertisements

Menikmati Jakarta International 10K 2015

Sempat bermasalah dengan kram perut, akhirnya dapat juga medali :)

Sempat bermasalah dengan kram perut, akhirnya dapat juga medali ūüôā

Inilah even lari yang paling saya tunggu, Jakarta International 10K. Lari jarak jauh 10 km ini diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun Jakarta. Penyelenggaranya tentu saja dari Pemerintah Provinsi Jakarta untuk masyarakat umum. Saya pertama kali mengikuti even ini pada tahun 2005 ketika kelas satu SMA. Saat itu lari 10 Km mungkin masih dianggap sangat berat dan belum terlalu populer seperti sekarang. Even Jakarta 10 K saat itu lebih mirip lomba gerak jalan sehat, mungkin hanya seperempatnya yang betul-betul lari dari start hingga finish. Continue reading

Jangan Parkir di Kantorku

Kejadian ini membuktikan bahwa tidak semua pegawai Dishub keparat :p

image Ceritanya, kemarin adalah hari keduaku Bike to Work. Yaa walaupun BTWnya cuma sampai terminal Kalideres, 6 menit dari rumahku. Hari pertama, aku parkir di asramanya temenku yang ayahnya polisi. Continue reading

Selamat Datang Garong

Akhirnya Garong datang. Thanks buat Diko, teman kostku dulu yang dah bela-belain ngirim Graong dari Semarang ke Jakarta pakai kereta. Hehehe walaupun pas ngambil paketnya tetap aja dikenakan biaya liar Rp. 10.000 buat uang rokok.

image Btw, aku sebenernya gak suka kucing. Tapi entah kenapa, suatu hari yang terik tiba tiba mengidamkan kucing. Kenapa gak suka kucing? Continue reading

Salahkah Aku Minta Pindah?

Masih berbicara tentang kebijakan Pak Menteri Perhubungan tentang tarif murah maskapai penerbangan. Konon kata Pak Menteri Ignasius Jonan, tarif murah mengabaikan aspek keselamatan penerbangan. Banyak yang menentang dan ada juga yang mendukung (sih). Maklum, sejak low cost flight kini siapapun bisa terbang, asal ada uang (walaupun sedikit). Maklum, selama saya naik pesawat, hampir seluruhnya dibiayai.

Gunung Tambora dalam penerbangan Lion Air Kupang-Jakarta. Dalam penerbangan ini, saya duduk di kursi dekat dengan jendela darurat.

Gunung Tambora dalam penerbangan Lion Air Kupang-Jakarta. Dalam penerbangan ini, saya duduk di kursi dekat dengan jendela darurat.

Nah kali ini saya akan bercerita penerbangan perdana saya secara yarwe alias baYAR dheWE yang mungkin (mungkin lhooo) berkaitan dengan anggapan Pak Menteri terkait tiket murah.

Continue reading

Image

Memanasi Jemari

‘Kabar gembira untuk kita semua

Tengakarta mencoba untuk hadir’

Dinyanyikan sambil kejang-kejang ya,, hehehe

Selamat datang Rawalele, Selamat datang Jakarta

Selamat datang Rawalele, Selamat datang Jakarta

Halo apa kabar, Tengakarta su mulai eksis lagi nih hehehe. Setelah pengalaman hidup yang tak terlupakan di Rote Ndao selama setahun, kini saatnya kita menggoyang-goyangkan jari dulu di laman wordpress tercinta ini.