Mengkhatamkan Tanjung Ringgit, Akhirnya ke Tanjung Beloam

Semakin pelosok, semakin meringis, semakin eksotis.

Selamat datang di Tanjung Beloam, Lombok Timur

Perjalanan menuju Tanjung Ringgit membuka ingatan ketika menjelajahi Pulau Rote. Tanah gersang, pohon-pohon berdaun kecil, jalanan berdebu, langit biru, 90 persen kondisi di Tanjung Ringgit mirip dengan Rote.

Hari ini merealisasikan keinginan untuk melihat Tanjung Beloam, salah satu tempat keren di Lombok tapi ada tapinya. Hehehe.

Tapi yang pertama adalah tempat ini jauh dari Mataram, bahkan di Lombok, tempat ini adalah titik terjauhnya.
Tapi yang kedua adalah konon daerah ini rawan (tapi konon lho ya, hehe) tapi disini sempat juga lho 2 orang meninggal dunia karena keseret ombak,
Tapi yang ketiga adalah Tanjung Beloam ini resort private (Jeeva Beloam), dan kalau masuk harus bayar berapa gitu.

Nah karena saya bukan tipikal turis hura-hura, saya memutuskan lewat jalur ‘alternatif’. Oh iya, saya kesini bareng teman baik saya si Fahri, karena gak ada nyali ke tempat ini sendirian.

Cuaca lombok yang sangat cerah membuat Gunung Rinjani tampak jelas dari Praya Timur

Foto dulu

Jalur dari Kota Mataram menuju Tanjung Beloam sama seperti ke Pink Beach. Jalur ‘resmi’ Jeeva Beloam dapat mudah ditemui, tapi jalur alternatifnya harus jeli. Tidak jauh dari “Pos Selamat Datang di Pink Beach” perhatikan sebelah kanan (selatan) jalan. Ada tempat duduk sederhana dari kayu yang dibelakangnya jalan setapak.

Ini lokasi Tanjung Beloam

Ya itulah jalur alternatif menuju Tanjung Beloam. Kendaraan roda dua masih bisa masuk, tapi saran saya, pakailah helm, celana panjang dan sepatu, kalau gak mau tubuh anda tercabik cabik ranting pohon dan semak berduri. Hahahaha.

Inilah jalan setapak yang penuh dengan semak belukar

Kendaraan Roda Dua masih bisa masuk

Tapi perjuangan menembus hutan dan semak belukar terbayar kok. Di atas tebing kita dapat melihat sebuah pulau yang terhubung jembatan alami dari batu karang.

Selamat datang di Tanjung Beloam, Lombok Timur

Yang iconic dari Tanjung Beloam

Sebenarnya kita bisa berdiri di atas pulau itu, tapi karena ombaknya besar, kami memutuskan untuk tetap berada di atas bukit. Di sebelah kiri Jeeva Beloam Resort dapat terlihat jelas. Hamparan pantainya yang indah, biru jernih dengan pasir putih. Walau demikian kami tetap memutuskan melihat pemandangan dari atas bukit.

ini dia Fahri

Puas di Tanjung Beloam, kami melanjutkan perjalanan menuju pantai-pantai indah di kawasan selatan Tanjung Ringgit seperti Pantai Cemara dan Pantai Kaliantan

Pantai Cemara, Tanjung Ringgit

Mengakhiri perjalanan di Pantai Kaliantan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s