Merasakan Uji Coba Bus TransJakarta Scania

Secara kebetulan saya dapat kesempatan menjajal TransJakarta gandeng Scania ‘ujicoba’ yang beroperasi di koridor I (Kota – Blok M). Bus Scania yang didatangkan dari Swedia oleh PT. United Tractors ini merupakan bus Eropa pertama yang beroperasi, setelah sebelumnya sebagian besar bus Transjakarta didatangkan dari negara Asia seperti China dan Korea (Daewoo).

Suasana di dalam TransJakarta Scania, tampak bagian belakang bus terdiri dari dua baris tempat duduk

Suasana di dalam TransJakarta Scania, tampak bagian belakang bus terdiri dari dua baris tempat duduk

Ternyata baru menyadari teknologi Electric Air Suspension baru ada di TransJakarta Scania yang berwarna biru. Pantes saja selama naik Transjakarta rasanya kurang nyaman, bahkan ketika melaju di jalanan Jakarta yang mulus sekalipun.

Saat saya naik, kondisi bus sudah dalam keadaan penuh. Posisi saya berada di bus bagian belakang. Kondisi dalam bus masih cukup baik meskipun it doesn’t look new, contohnya adalah lantai terlihat agak kotor. Maklum saja, karena sudah beberapa hari ini, TransJakarta Scania sudah diujicobakan untuk melayani masyarakat yang berpergian ke Jakarta Fair Kemayoran. Tempat duduk bagian belakang bus sama seperti TransJakarta pada umumnya, saling berhadapan. Hanya saja di bagian belakang bus, barisan tempat duduk terdiri dari dua baris dan posisinya tidak setinggi barisan tempat duduk belakang Bus TransJakarta pada umumnya. Agak surprise juga, karena ketika melihat interior TransJakarta Scania di beberapa media online, barisan tempat duduknya menghadap ke arah depan semua dengan formasi 2-2.

Hasil dari kombinasi tempat duduk yang cukup empuk, suhu yang pas, dan peredam guncangan adalah bobo yang nyenyak :D

Hasil dari kombinasi tempat duduk yang cukup empuk, suhu yang pas, dan peredam guncangan adalah bobo yang nyenyak😀

Kaca jendela di bagian belakang bus sangat sempit dan posisinya agak atas sehingga agak kesulitan melihat pemandangan di belakang bus. TransJakarta Scania ini memiliki kesan yang lebih besar dibandingkan dengan TransJakarta Zhong Thong. Menjelang Halte Bus Gelora Bung Karno, petugas mengarahkan yang ingin turun untuk menuju pintu paling depan. Ketika saya bergerak ke bagian bus depan, saya tidak mampu memegang bagian atas sambungan bus karena sangat tinggi. Ternyata barisan tempat duduknya menghadap ke arah depan semua dengan formasi 2-2 ada di bagian bus depan yang dikhususkan untuk wanita.

Secara umum kondisi Bus Scania ini cukup nyaman. Penyejuk udara diatur tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Bahkan meskipun duduk di barisan paling belakang, saya tidak merasakan panas. Berbeda dengan bus TransJakarta lainnya, penumpang pasti akan merasakan suhu yang lebih panas ketika duduk di bagian bus paling belakang karena dekat dengan mesin. Suspensi juga terasa sangat nyaman, apalagi rute koridor 1 ini melewati proyek pembangunan monorail yang di beberapa titik terdapat jalan yang tidak mulus.

Kecepatan Bus Scania yang saya naiki tadi berjalan agak pelan. Mungkin karena ujicoba, sopir masih beradaptasi dengan bus baru.

Semoga bus mewah ini semakin banyak berkeliaran di Jakarta

2 thoughts on “Merasakan Uji Coba Bus TransJakarta Scania

  1. rudi says:

    bus cuma lima unit, dah gitu harga onderdilnya selangit, ibarat taksi bluebird pakai sedan volvo, bisa tahan berapa lama?

    • Mungkin efek dari buruknya kualitas bus yang selama ini digunakan. Untungnya bus yang terbakar gak pernah memakan korban. Ya mungkin tindakan preventifnya adalah membeli bus yang harganya lebih mahal. Untuk urusan keselamatan, saya setuju sekali menempatkan harga di urutan kesekian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s