Ayah Angkatku

Pak Marten sedang membuat Haik atau ember dari daun lontar

Pak Marten sedang membuat Haik atau ember dari daun lontar

Namanya Marten Suilima, jabatannya maneleo (kepala suku) di Kampung Batulai. Dia bapakku selama ada di Rote. Walaupun kepala suku tapi dia tidak pernah memanfaatkan jabatannya semena-mena. Terbukti ketika kerbaunya yang berjumlah lebih dari 20 ekor menginjak-injak lahan semangka milik warganya ia tetap terkena denda, dan membayarnya. Pak Marten memang pendiam, tapi dia tidak pernah diam ketika aku sedang sulit. Dia pemanjat pohon lontar yang hebat. Hampir setiap pagi tersedia tuak segar (air sadapan lontar) untuk ‘bahan bakar’ sepeda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s