PUNCAK KU RAIH, SINYAL KU DAPAT

Sinyal Indosat yang full, namun butuh perjuangan untuk mencapai puncak bukit Batulai Hun

Sinyal Indosat yang full, namun butuh perjuangan untuk mencapai puncak bukit Batulai Hun

Aku beruntung bisa ditempatkan di SD Inpres Batulai. Di tempat ini pasokan air cukup melimpah. Bagaimana tidak, dua buah danau dan Sungai Kuli sudah menyediakan air untuk kebutuhan hidup masyarakat Desa Kuli. Hamparan persawahan mudah dijumpai, sehingga aku sering merasa bahwa pemandangan alam di Desa Kuli mirip dengan pedesaan di Pulau Jawa. Pemandangan di desa ini sangat indah, mirip seperti kawasan Parangtritis, dimana ada bukit di sebelah timur, muara sungai, dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.

Setidaknya aku tidak perlu mengkhawatirkan kebutuhan logistik, karena mayoritas penduduk Desa Kuli, berprofesi sebagai petani. Selain bercocok tanam, masyarakat juga memelihara hewan ternak seperti babi, kambing, sapi, kuda dan kerbau. Di desa ini, kualitas infrastrukturnya masih memprihatinkan. Jalanan aspal sudah hancur tidak karuan. Jembatan di atas Sungai Kuli yang menjadi akses utama menuju ibukota kabupaten di Ba’a hanya beralaskan kayu yang dibeberapa titiknya berlubang. Ketinggian jembatan mencapai 10 meter yang dapat mencelakakan siapapun yang terjatuh. Sebelum kita melewati jembatan ini, pastikan,dompet, handphone, atau barang berharga lainnya tersimpan kuat di saku atau tas. Jika tidak, risiko barang tercebur di sungai sangat tinggi.

Permasalahan selanjutnya adalah sinyal seluler yang terbatas. Sinyal seluler hanya dapat dinikmati di beberapa titik seperti jalan, di bawah pohon, di pantai, dan di atas bukit. Beruntung rumah tempat aku tinggal selama setahun dekat dengan Bukit Batulai Hun. Dari puncak bukit ini kita dapat menikmati pemandangan Samudera Hindia dan Tangga 300. Jika membalikan badan, kita akan melihat pemandangan pegunungan yang dihiasi oleh pohon lontar dan kelapa.

Salah satu alasan mengapa aku harus mengunjungi bukit ini adalah ketersediaan sinyal yang baik di puncaknya. Sms, telepon, bahkan internet dapat dilakukan disini. Di perkampungan, masyarakat harus mencari spot tertentu untuk mendapatkan sinyal seluler. Jarang sekali masyarakat mengunjungi Batulai Hun dan tidak banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan sinyal yang ‘melimpah’ dari atas bukit ini. Bahkan mungkin hanya aku yang tahu bahwa sinyal Indosat bisa didapat dari puncak Batulai Hun. Setiap pagi buta dan menjelang sore aku sempatkan diri ke bukit ini untuk berkomunikasi.

Di sini sinyal tidak mahal, Batulai Hun tidak hanya menawarkan sinyal yang bagus, namun juga pemandangan alam Pulau Rote yang menawan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s