Mandiri Berprestasi!

Tim sepak bola Desa Kuli

Tim sepak bola Desa Kuli

Wajah mereka keras, berhidung mancung, beralis tebal dan kebanyakan bertubuh ramping. Pokoknya mirip dengan orang Amerika Latin. Gaya rambut mereka tergolong berani, mencukur habis bagian sisi kiri dan kanan, kemudian membiarkan rambut di bagian tengah kepalanya menjulang. Itulah gaya anak laki-laki muda Rote saat ini. Gaya rambut pemain sepakbola dunia mereka jadikan model yang mereka tiru. Kebanyakan dari mereka masih bersekolah baik SMA, SMP bahkan SD. Sekolah tempat mereka belajar sepertinya tidak mengatur masalah gaya rambut. Ketika menginjakan kaki pertama kali di Pulau Rote, aku pikir anak-anak dengan rambut ala pemain bola itu gerombolan anak punk yang berperilaku berandalan. Ternyata mereka hanya anak-anak daerah yang sedang ingin ngetren.

Tidak terkecuali di Desa Kuli, Kecamatan Lobalain. Sepakbola disini bukan hanya berbicara soal pertandingan, namun juga penampilan. Di desa ini ada sebuah tim sepakbola yang baru dibentuk.  Bapak Frans, orang tua angkat Mbak Anies, Pengajar Muda IV, adalah managernya sementara pelatih sekaligus merangkap menjadi pemain adalah Bapak Mahli. Aku, Pak Frans, dan Pak Mahli sama-sama mengajar di SD Inpres Batulai.

Meski baru saja dibentuk, tim sepakbola Desa Kuli memiliki prestasi yang mengagumkan. Pada pertandingan pertama, tim yang nyaris berdiri hanya dengan iuran anggotanya ini berhasil menang telak pada pertandingan perdananya dengan skor 7-0. Di pertandingan kedua tim ini berhasil menang mengalahkan tuan rumah dengan skor 2-1. Seluruh pemain, official, dan pendukung berkonvoi ria menuju Desa Kuli sambil bersorak sorai dan membunyikan klakson. Sampai di desa, kami masuk ke dalam gereja sambil diberdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa telah diberi kemenangan.

Tim sepakbola Desa Kuli merupakan salah satu contoh wadah aktualisasi diri pemuda setempat yang dibentuk atas dasar kemandirian. Sumbangan untuk mendukung kelancaran tim berasal dari iuran anggota maupun masyarakat yang merasa peduli dengan kegiatan positif para pemuda di desanya. Mereka bergerak dengan inisiatif dan keinginan yang kuat. Keinginan untuk menjadi pemain sepak bola yang hebat, sama seperti gaya rambut mereka yang eksentrik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s