Komputer Katong Su Betul

Suasana di SD Inpres Batulai

Suasana di SD Inpres Batulai

Accessible, itulah kesan ketika kertama kali aku mengetahui penempatanku di SD Inpres Batulai. Berdasarkan penelusuran informasi di Google, SD Inpres Batulai beralamat di jalan lingkar selatan, Kecamatan Lobalain. Bayanganku mengenai jalan lingkar selatan adalah sebuah jalan raya yang lebar, memiliki boulevard di tengahnya dan mengitari kota.

Namun bayangan mengenai kemegahan jalan lingkar di Pulau Rote itu musnah begitu aku sampai di Desa Kuli tempat SD Inpres Batulai berada. Jangankan boulevard, jalan lingkar selatan di dekat SD hanyalah sebuah jalan dengan lebar hanya sekitar 4 meter yang tersusun atas tanah padat dan bebatuan kerikil. Jika Musim hujan jalanan tidak bisa dilalui di beberapa titik karena menjadi kubangan lumpur. Jika musim kemarau, jalalanan menjadi sangat berdebu. Kendaraan hanya dapat melaju dengan kecepatan terbatas.

SD Inpres Batulai bersebelahan dengan SMP Satu Atap Batulai. SMP ini merupakan SMP Satu Atap pertama yang ada di Rote. Gedung SD Inpres Batulai kondisinya cukup baik, hanya dibeberapa ruangan saja yang plafonnya berlubang dan bocor.

Fasilitas pembelajaran yang ada di SD Inpres Batulai juga tergolong lengkap. Buku-buku bacaan sudah banyak tersedia di perpustakaan. Begitu pula dengan alat peraga pembelajaran yang masih tersimpan rapi di dalam ruang perpustakaan.

Di ruang guru terdapat satu komputer yang sudah tidak terpakai sejak November 2012. Hal ini mengakibatkan kemampuan guru dalam mengoperasikan komputer sangat rendah. Hampir seluruh kegiatan administratif seperti penghitungan nilai rapor mereka lakukan dengan cara manual. Mereka menghitung dengan menggunakan kalkulator sehingga memakan waktu cukup lama. Bahkan beberapa menit sebelum pembagian rapor, ada beberapa guru yang masih sibuk menghitung perolehan nilai akhir siswa. Menurut bapak kepala sekolah, komputer tersebut rusak karena tidak kuat daya. Setelah aku teliti, kerusakan ada pada CPU sementara monitor masih dalam kondisi bagus.

Menjelang rapat persiapan pembagian rapor, aku membongkar CPU komputer sekolah meskipun dengan pengetahuan hardware komputer seadanya. Di situ aku menemukan bahwa kartu RAM tidak terpasang dengan baik. Setelah aku kencangkan, akhirnya komputer tersebut bisa menyala. “Komputer su betul” ucapan seorang guru di belakangku.

“Akhirnya, besok katong (kita ) belajar komputer ya Bapak Iwan supaya isi nilai rapot anak-anak cepat”

“Ya Pak, tapi semua permainan di komputer di hapus ya, jangan lupa ” Jawab ku.

Mudah-mudahan dengan beroperasinya kembali komputer sekolah, bisa memudahkan guru dalam menjalankan tugasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s