Dinginnya Kereta Api Progo!

screenshot Kecepatan KA Progo mencapai 92,2 Km/Jam

Salah satu gebrakan Kementrian Perhubungan adalah dengan memberikan fasilitas AC pada beberapa kereta api kelas ekonomi jarak jauh. Hal ini sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat dalam bidang transportasi khususnya kereta api. Salah satu kereta yang ‘dipermak’ adalah KA Progo jurusan Lempuyangan-Pasar Senen PP.

Kereta api Progo merupakan kereta api favorit bagi masyarakat khususnya mahasiswa yang sering berpergian Jakarta-Yogyakarta. Ada beberapa alasan yang menjadi penyebab kereta ini laris manis, yang pertama tarif tiket KA Progo sangat murah, dengan harga kurang dari Rp. 40.000 sudah bisa berpergian Jakarta-Jogja. Yang kedua adalah perjalanan KA Progo sebagian besar menghabiskan waktu pada malam hari. Dari Yogyakarta, KA Progo berangkat pada pukul 16:45 WIB sementara dari Jakarta berangkat pada pukul 20:35 WIB. Perjalanan KA Progo kalau lancar biasanya menghabiskan waktu kurang lebih 10-11 jam tergantung kondisi dengan kecepatan maksimal mencapai 93 Km/Jam (itu yang tercatat di GPS ku heheheh).

Perkampungan warga yang berpadu dengan hijaunya pepohonan tertata apik di tepi rel lintasan selatan

Perjalananan ku ke Yogyakarta kali ini berkesempatan duduk di gerbong yang sudah diberi layanan AC dengan tarif Rp. 90.000. Meskipun dengan nomor K3AC-8 yang berarti K3AC: Ekonomi AC, 8: gerbong ke 8, ternyata gerbong yang kududuki itu berada tepat di belakang lokomotif, akibatnya banyak penumpang yang sudah terlanjur menunggu di bagian paling utara peron Stasiun Pasar Senen. Kondisi gerbongnya sebetulnya sama saja dengan gerbong yang lain, yaitu berwarna jingga, dengan formasi tempat duduk 2 3. AC yang terasa sudah cukup menambah dinginnya malam di KA Progo. Kereta api berangkat tepat pada pukul 20:35 WIB dan di sebuah stasiun di daerah Brebes, KA Progo yang kutumpangi berpaspasan dengan 3 kereta api. Meski demikian waktu keterlambatan kereta di Yogyakarta tidak terlalu lama yaitu sekitar pukul 07:15 WIB.

Kereta Api Progo melintasi Kali Progo!

Pemandangan paling indah yang dapat disaksikan dengan menggunakan KA Progo adalah ketika melintas di kawasan Kebumen, Purworejo, hingga Yogyakarta pada saat fajar menyingsing.Persawahan yang menghijau/ menguning dengan latar belakang pegunungan yang indah di sebelah kiri,sementara di sebelah kanan, mata dimanjakan dengan hamparan sawah yang luas. Kita juga dapat merasakan sensasi ketika kereta api memasuki Terowongan Ijo antara Stasiun Ijo dengan Stasiun Gombong yang merupakan salah satu terowongan kereta api terpanjang di Indonesia. Kita juga dapat melihat awal dari aktivitas masyarakat pedesaan, petani yang mulai mengurusi sawah, pelajar yang bersekolah dengan bersepeda. Memasuki Stasiun Wates, terkadang kita juga dihibur oleh waria ‘cerewer-ewer‘, disebut demikian karena memang waria tersebut menyisipkan ‘cerewer-ewer‘ dalam setiap lagunya yang akan membuat kita menahan tawa. kenapa menahan tawa? Karena kalau kita tertawa di depannya kita akan digoda😀, *siapa juga yang mau digoda banci.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s