Ambarawa Itu Penyejuk Mata!

Persawahan di AmbarawaApa yang ada dalam pikiran anda ketika mendengar kata Ambawara? Kisah heroik pejuang Indonesia? Keindahan Rawapeningnya? Museum Kereta Api? Atau kemacetan panjang yang biasa terjadi di depan Pasar Projo, pasar terbesar di kecamatan ini. Apapun pikiran mu, Ambarawa merupakan tempat yang sangat indah. Berada di antara pegunungan yang sejuk membuat saya ingin tinggal di sana ketika masa tua nanti (kalau keadaannya gak berubah seperti sekarang lho).

Saya cukup sering melewati Ambarawa ketika melakukan perjalanan dari Jogja-Semarang atau Temanggung Semarang. Ketika menuju ke Semarang saya selalu memilih tempat duduk di sebelah kanan agar bisa menyaksikan indahnya persawahan dan Rawapening yang berlatarbelakang pegunungan. Kita juga bisa menyaksikan rel kereta api bergerigi yang biasa digunakan untuk jalur pegunungan yang naik turun. Rel kereta api bergerigi ini masih digunakan untuk kereta uap wisata melalui Stasiun Ambarawa yang juga dikenal sebagai Museum Kereta Api Ambarawa.

Cerita kemacetan ketika melalui depan Pasar Projo telah menjadi masa lalu. Kini Ambarawa memiliki jalur lingkar luar yang terletak di sebelah selatan wilayah Ambarawa. Melalui jalur inilah pemandangan Rawapening bisa disaksikan dengan jelas tanpa terhalang oleh bangunan-bangunan penduduk. Jalur lingkar Ambarawa ini kondisinya masih baru sehingga sangat nyaman dilalui. Di jalur ini terdapat dua jembatan yang dibawahnya adalah rel kereta api yang masih aktif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s