Ekspedisi Khatulistiwa Kutai Barat: Memberikan Sosialisasi Perbatasan Kepada Pelajar Long Apari

Berbagi ilmu di perbatasan Long Apari

Tiga orang perwakilan tim Ekspedisi Khatulistiwa bersama Kesbangpolinmas Kabupaten Kutai Barat melakukan penyuluhan kepada masyarakat Long Apari mengenai Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pada tanggal 11 Mei 2012. Kegiatan tersebut merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah setempat dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat. Kecamatan Long Apari memiliki karakteristik unik mengingat wilayah ini berada di paling ujung Kabuppaten Kutai Barat dan merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia. Letaknya yang terpencil itulah yang menyebabkan Long Apari rawan gangguan keamanan, misalnya pelarian buronan, penyelundupan manusia maupun barang secara ilegal serta kerusuhan antar etnis.

Tiga orang perwakilan dari Tim Ekspedisi Khatulistiwa antara lain Letda Haryono, Kopda Murdiyanto dan Iwan Budi Santoso, mahasiswa UGM. Adapun Tim Ekspedisi Khatulistiwa menyampaikan penyuluhan empat pilar bangsa serta pemahaman terhadap wilayah perbatasan kepada siswa SD 01 Long Apari, SMP 25 Sendawar dan SMAN 6 Sendawar di Kecamatan Long Apari. Materi yang diajaran menyesuaikan dengan daya serap para siswa, misalnya penjelasan mengenai patok perbatasan kepada siswa SD 01 Long Apari disampaikan dengan mengibaratkan dua tetangga yang memiliki ladang bersebelahan. Masing-masing tidak boleh memindahkan pembatas ladang agar tidak terjadi permusuhan. Begitu pula patok berbatasan yang tidak boleh digeser karena akan merugikan salah satu pihak.

Masyarakat di wilayah Kecamatan Long Apari yang berbatasan langsung dengan negara tetangga perlu mendapat perhatian serius mengenai wawasan kebangsaan. Adapun tujuan dari penyuluhan yang dilakukan Tim Ekspedisi Khatulistiwa adalah untuk meningkatkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda. Temuan yang menarik adalah sebagian siswa di Long Apari belum memahami mengenai perbatasan antar dua negara seperti bentuk patok dan aturan-aturan yang ada di perbatasan. Hal ini dapat dimaklumi mengingat jarak kampung dengan perbatasan cukup jauh Para siswa juga dihimbau untuk selalu turut serta menjaga wilayah perbatasan. Karena urusan menjaga perbatasan adalah tanggung jawab seluruh komponen bangsa tidak hanya tanggung jawab TNI saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s