Ekspedisi Khatulistiwa Kutai Barat: Jantur Cinta, Keindahan Air Terjun Tiga Tingkat

Jantur Cinta bagian bawah

Kecamatan Long Bagun Kutai Barat memang menyimpan sejuta pesona. Setelah kami berkunjung beberapa hari lalu ke air terjun atau Jantur Buyang, kali ini kami mengunjungi Jantur Cinta yang terletak di perbukitan belakang Pos Kotis Ekspedisi Khatulistiwa Kutai Barat. Sama halnya dengan Jantur Buyang, akses menuju Jantur Cinta harus melalui jalan setapak melewati hutan. Terkadang kami juga harus menyeberangi sungai kecil sehingga perjalanan menuju jantur terasa sangat menantang.

Sebelum kita sampai di Jantur Cinta, kami melewati Danau Hitam yang merupakan danau kecil yang terletak di tengah hutan. Menurut keterangan beberapa anak yang ikut serta bersama kami, di danau tersebut banyak terdapat binatang seperti biawak dan ikan. Sayang kami tidak sempat untuk mengeksplorasi Danau Hitam lebih lanjut karena hari sudah mulai sore.

Setelah melalui semak-semak dan anak sungai akhirnya kami tiba di Jantur Cinta. Jantur Cinta terdiri dari tiga air terjun yang bertingkat. Jantur yang paling bawah yang masih bisa digunakan untuk meluncur dengan kolam air yang dalamnya kira-kira 2,5 meter. Panjang air terjun Jantur Cinta yang paling bawah tidak sepanjang Jantung Buyang. Selain itu kita harus berhati-hati saat meluncur karena permukaan batu di Jantur Cinta cukup berbahaya jika kita salah jalur. Terbukti pada saat kami meluncur, ada seorang anak yang mengalami pendarahan ringan karena tergores batu.

Jantur Cinta yang berada di tengah memiliki keindahan tersendiri karena memiliki aliran air terjun yang cukup panjang serta terdiri dari batuan yang besar. Bagi yang ingin naik ke atas harus hati-hati karena kemiringan batuan mencapai 90 derajat. Jantur Cinta bagian tengah tidak dapat digunakan untuk meluncur karena tidak adanya kolam di bagian bawah sehingga sangat berbahaya. Kami tidak dapat melanjutkan ke Jantur Cinta bagian paling atas karena medan yang sulit. Sehingga kami memutuskan untuk berenang-renang di jantur yang paling bawah.
Ketika kami pulang, kami menemukan beberapa tanaman kantung semar atau Nephentes yang berwarna hijau. Kantung semar merupakan salah satu tanaman karnivora yang jumlahnya cukup langka. Kami beruntung menemukan tanaman ini padahal letaknya di wilayah perkampungan.

One thought on “Ekspedisi Khatulistiwa Kutai Barat: Jantur Cinta, Keindahan Air Terjun Tiga Tingkat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s