Jelajah Selokan Mataram : Kali Opak yang Merana

Minggu ini saya, Rifky, dan Audi keduanya siswa SMK Penerbangan melakukan perjalanan bersepeda menyusuri Selokan Mataram dengan rute Kampus UGM hingga Kali Opak. Perjalanan dimulai pada pukul 06:10 dan diperkirakan memakan waktu satu jam. Cuaca Yogyakarta pagi ini cukup cerah dengan hawa dingin sehingga membuat perjalanan terasa menyenangkan. Bekal yang kami bawa hanya air minum serta satu buah ubi rebus (diversifikasi pangan Smile with tongue out)

Selokan Mataram pada pagi ini terlihat susut. Mungkin ini pengaruh kondisi hulu, Sungai Progo yang kinni mulai terancam oleh banjir lahar dingin. Bahkan ketika di talang Selokan Mataram yang dekat dengan Ring Road Timur, hampir seluruh aliran jatuh ke bawah sungai mengingat posisi talang yang lebih tinggi dari permukaan Selokan Mataram. Perjalanan dari Ring Road ke Sungai Opak disuguhi oleh pemandangan persawahan yang sangat indah. Sayangnya langit agak berkabut padahal jika cerah, kami akan melihat perbukitan Gunungkidul yang hijau.

Hingga akhirnya kami tiba di Kali Opak yang merupakan muara Selokan Mataram. Hamparan pasir tampak memenuhi bantaran Kali Opak, mengingat sungai ini adalah salah satu jalur dari lahar dingin Merapi. Karena alirannya dangkal, kami mencoba untuk melewatinya. Namun beberapa penambang pasir menyarankan kami melewati aliran sungai yang lebih ke utara karena lebih dangkal. Menyeberang Kali Opak sangat mengasikan. Pasir lembut terasa dalam setiap injakan dan terasa semakin dalam ketika akan tiba di seberang sungai.

Perjalanan kami lanjutkan ke Candi Boko untuk menemui Nurul dan Bias (siswa PPBN ku). Setelah bertemu kami melanjukan perjalanan untuk makan pagi. Waah ternyata kami mendapatkan warung makan yang salah. Harga 9000 kami rasa sangat Mahal sekali untuk satu porsi nasi sayur dan telur dua. Setelah makan, pemberhentian kami berikutnya adalah Museum Dirgantara Mandala TNI AU melalui Jalan Wonosari. Akhirnya kami sampai di museum perjuangan TNI AU tersebut sambil beristirahat sebelum kembali ke rumah masing-masing.

Ya itulah cerita singkat perjalanan kami. Nantikan cerita menarik lainnya di acara gowes berikutnya.

2 thoughts on “Jelajah Selokan Mataram : Kali Opak yang Merana

  1. nurul PPBN says:

    hooohoho ternyata harga makanan itu sampe 9000 ta kak??
    sedikit beruntung karena saya gak makan.
    kerupuk pun jadi terasa cukup😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s