Belajar Tes Inventory

Wah belajar tes nonproyektif nih. Tes non proyektif  merupakan jenis tes untuk mengukur kepribadian seseorang dengan item tes yang bersifat pilihan dan cenderung memaksa. Jadi jelas berbeda dengan tes proyektif yang bentuk soalnya memiliki makna ambigu, dan jawaban peserta tes merupakan proyeksi langsung dari kepribadiannya. Tes proyeksi juga dikenal sebagai tes inventory yang menggunakan kertas dan pena sebagai media utamanya.

Seperti tes-tes yang lain, tes inventory merupakan salah satu alat ukur dari sample kepribadian seseorang. Jadi bukan untuk mengungkap kepribadian seseorang secara keseluruhan. Tes inventory berbentuk pertanyaan, dan peserta tes harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada dan mengarah kepada skala tersebut.

Namun tes inventory ini memiliki beberapa kekurangan, antara lain:

  1. Definisi kepribadian semakin banyak, oleh karena itu seleksi yang tepat dari berbagai macam kepribadian perlu mendasari di tes proyeksi
  2. Tes inventory tidak bersifat lintas budaya, jadi masing-masing tes perlu disesuaikan dengan budaya setempat
  3. Jika tes proyeksi terlalu sensitif dengan perubahan, maka sulit memperoleh reliabilitas yang tinggi

Validitas yang umum dipakai pada personality inventoris adalah :

  1. Face validity : validitas yang didasarkan pada tampaknya saja
  2. Conten validity : validitas yang didasarkan ada isi atau konsep tertentu
  3. Empirical valiudity : validitas tes yang didasarkan atas data-data empiris, gejala, simptom

Lalu, seperti apa sih tes-tes inventory itu. Nah pada tulisan kali ini aku akan mendiskripsikan satu persatu tes nonproyektif ini. Maaf ya kalau kurang lengkap.

  • FACT (Flanagan Aptitude Classification Test) dikembangkan oleh J.C. Flanagan seorang berkebangsaan Amerika Serikat. Tes FACT dirancang untuk konseling vokasional dan seleksi karyawan. Nah ada beberapa aitem yang digunakan untuk mengetahui kepribadian seseorang, yaitu inspeksi, pengkodean, memory, ketepatan, skala, koordinasi, keputusan dan pemahaman, hitungan, pola, komponen, tabel, mekanika, ekspresi, kejeniusan, dan kesiapan.
  • I6 PF questionnaire dikembangkan oleh seorang pakar kepribadian bernama Raymond B. Cattel. Berawal dari keyakinan beliau bahwa kepribadian memiliki banyak sekali dimensi yang dapat diukur, dan teknik statistik analisis factor dapat dipakai sebagai sarana untuk mengisolasi variabel-variabel.
  • EPPS dikembangkan oleh Aa Edward, yang kemudian menyantumkan namanya dalam pengembangan tes tersebut.
  • Kuder Preference Record Vocational . Preference Record untuk Vocational ini diciptakan oleh C. Frederict Kuder, seorang professor di Universitas Duke. Pada awal perkembangannya, Kuder Preference Record Vocational ini berada pada bidang pendidikan (1934 – 1935) dan Form A diterbitkan pada tahun 1939 yang meliputi tujuh daerah minat. Kemudian muncul Form B yang diterbitkan tahun 1942 dan itu meliputi sembilan daerah minat. Tes ini terus mengalami perkembangan, hal itu terlihat dari diterbitkannya Form C dengan sepuluh daerah minat yang sudah dapat dipakai. Form C ini lah yang dipakai sebagai acuan untuk menyusun  Preference Record Vocational saat ini.
  • Tes PAULI yang dikembangkan oleh RICHARD PAULI ini merupakan suatu percobaan secara eksperimental yang memeriksa pengaruh sikap kerja terhadap prestasi kerja seseorang.
  • The Strong Interest Inventory™ (SII) . Tujuan:  untuk mengetahui ketertarikan (bidang) seseorang tidak hanya dalam hal aktivitas pekerjaan, namun juga mata pelajaran dalam sekolah, hobi, olahraga, tipe permainan dan buku yang digemari, relasi sosial, dan banyak lagi aktivitas sehari-hari lainnya.

Itu aja pengetahuanku seputar tes objektif ini. Mudah-mudahan bisa membantu pemahaman pembaca.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s