Semangatku Saya Diuji

Siang yang terik untuk keluar dari tempat kost, tapi demi sebuah jaket dan kacamata yang sangat berharga ku relakan kulitku bermandikan sinar mentari. Bukan hanya itu, kondisiku yang sedang tidak fit ku paksa agar aku bisa sampai ke Mako (markas komando) Menwa UGM yang ada di sebelah barat bunderan UGM. Demi kenyamanan aku meminjam sepeda hijau di Fakultas Psikologi. Celakanya, saya minta izin meminjam sepeda itu kepada salah satu Dosen UGM. Hahahahaha, sangat merendahkan sekali. Its Ok, next, sepeda sudah ku pinjam lalu….perjalanan pun dimulai. Sambil mendengarkan The Cavaliers 2007, So Its Goes, ku kayuh sepeda hijau ini menuju mako menwa.

Setelah sampai aku langsung menanyakan kondisi jaket dan kacamataku. Alhamdulilah ternyata ada, nah inilah yang membuat aku merasa kaget. Di markas ada pembicaraan antara seorang calon menwa (camen) bernama Ari dari fakultas MIPA ingin mengundurkan diri. Alasannya ingin pindah kampus atau banyak tugas kuliah, atau apalah. Hmmm berarti ini sudah dua kali aku mendengar pengunduran diri camen, setelah seorang camen cewek dari fakultas Filsafat semalem mengirimkan ku sms bahwa dia mengundurkan diri karena tidak mendapat izin dari orang tua nya.

Hmmmmm, teman dan teman. Itulah salah satu kenapa aku ikut organisasi. Dalam kehidupan sehari-hari aku memang agak individualis, sehingga aku jarang mempunyai teman yang begitu akrab terutama setelah aku kost di Yogya. Diwawancarapun sudah aku kemukakan bahwa alasan aku ikut menwa adalah menambah pegalaman dan teman. Kenapa aku ikut marching band, Gama Cendekia dan yang terakhir menwa? Ya betul semua adalah UKM, kenapa saya ikut UKM? Kenapa tidak ikut lembaga mahasiswa yang ada di Fakultas Psikologi? Saya ingin mendapatkan teman dari berbagai macam disiplin ilmu. Siapa tahu kami bisa berdiskusi dan itu sangat menarik.    Oke sebenarnya saya setengah hati ikut menwa, saya malu memakai seragam menwa. Tapi saya yakin, saya akan mendapatkan ilmu yang lebih besar, teman yang lebih banyak, dan pengalaman yang tidak ternilai harganya jika saya ikut UKM ini. Meskipun beberapa teman sudah mengundurkan diri, saya yakin masih banyak teman-teman yang akan selalu menemani saya di menwa nanti. Semangat Iwan, hidup adalah sebuah pilihan. Kamu pasti bisa.

4 thoughts on “Semangatku Saya Diuji

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s